Kamis, 10 April 2014 adalah hari yang cerah.Di luar kelas Sinar matahari terik, tiba-tiba suara kepala sekolah kami dari mikrofon kantor terdengar. Kami yang di dalam kelas mendengar tidak jelas, yang jelas cuman suara kresek-kresek. Tapi setelah diulang ada peringatan bahwa pukul 10.00 - 12.00 ,akan ada Milkuat yang datang permainan gratis.
Kamipun heran...ada apa?
Tepat pukul 09.00, seorang kakak berjilbab meminta izin masuk ke kelas kami, kelas 4 A2. Setelah kakak masuk, diikuti kakak-kakak yang lain, ada yang membawa susu, dan ada juga membawa buku. keheranan, kami tak tahu maksud mereka.
Setelah semenit menjelaskan maksud kedatangan mereka ke kelas kami, si kakak berljibab hitampun menjelaskan tentang vitamin, namun beberapa dari kami tidak memperhatikan karena terpesona dari kakak yang lain yang menuangkan susu di gelas kecil yang ada di bagian belakang kelas.
Setelah menikmati, kakak-kakak dari milkuatpun keluar kelas dan dari bilik lubang kecil kami melihat dia juga masuk di kelas saingan kami, kelas 4 a1. Sambil mengintip dan menunggu jam berjalan di angka 10.00 kamipun menbaca buku dari kakak-kakak milkuat dan melanjutkan pelajaran Sains yang sempat tertunda.
Belpun berdering panjang, di lapangan yang menjadi tempat olahraga dan apel pagi menjadi lautan manusia, dari adik -adik kelas dan kakak kelas. Mengerumuni mobil milkuat yang menapmung aneka permainan.
Setelah membeli milkuat seharga 5 ribu 3 buah, kamipun mendapatkan stiker dan stempel untuk mengikuti semua wahana permainan yang tersedia, ada sepak bola,ada mencocokan bentuk, nama tumbuhan atau hewan beserta kandungannya. Ada juga Puzzle Milkuat dan kejutan di tengah terik panas matahari, ada rumah balon.
Namun ditengah keasyikan bermain, makanan favorit kami tetap saja ramai. Palagi kalau bukan bakso Pa' Amsir.
Hari itu meskipun kelelahan, namun kami sangat senang karena bisa bermain sepuasnya, tidak seperti biasa yang duduk di kelas. Hari ini bermain dari jam 10.00 sampai jam 12.00 adalah hal yang luar biasa dari kami, selain mendapatkan susu serta ilmu gratis, kami juga bisa bersama-sama bermain dengan Ustadz dan Ustadzah, beserta teman-teman kelas lain.
Permainanpun diakhiri dengan suara adzan dari salah seorang kakak kelas dari kelas 5. Suaranya merdu, tidak kalah dengan suara adzan di televisi.
Tapi kenapa yah..kakak milkuat tidak ikut shalat Dhuhur bersama kami? (10/04/14)
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ
ٱلْعَٰلَمِين







0 comments:
Post a Comment