Diantara adab kenabian, adalah disukainya makan sabil berjama’ah – bersama-sama -, dan makan berjama’ah ini adalah sebab diliputinya makanan tersebut dengan berkah. Setiap kali jumlah yang makan bertambah maka berkahnya akan bertambah. Pada hadits Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhuma, beliau berkata : Saya telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Makanan untuk seorang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empat orang dan makanan empat orang cukup untuk delapan orang “. Ibnu Hajar mengatakan : “ Pad riwayat Ath-Thabrani dari hadits Ibnu Umar, berisi tuntunan akan sebab dari hal itu, dimana pertamanya : “ Makanlah kalian semua berjam’ah dan janganlah kalian bercerai berai, karena sesungguhnya makanan untuk seseorang akan mencukupi dua orang “ al-hadits. Dapat diambil faedah dari hadist ini bahwa kecukupan adalah hasil yang muncul sebagai akibat makan berjama’ah. Dan jumlah yang makan ketika semakin banyak akan berkahnya semakin bertambah “[5] Dari Wahsyi bin Harb dari bapaknya dari kakeknya, beliau berkata : Para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan : Wahai rAsululah, sesungguhnya kami makan dan tidak merasa kenyang. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : Mungkin kalian makan sambil tercerai berai. Mereka mengatakan : Benar. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “ Berkumpullah kalian pada makanan kalian dan sebutlah nama Allah niscaya makan kalian akan diberkahi”
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ
ٱلْعَٰلَمِين







0 comments:
Post a Comment